Pada tiap bulan akan ada sasadara manjer kawuryan Membuta mata seorang sudra mendekap pijarnya
Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts
Wednesday, July 21, 2010
Hujan Sore Itu
sejak sore itu|sekelebat kau datang|lalu pergi|begitu tergesa|seperti mengejar pelanggan dibelahan bumi yang lain|atau kerinduan mu bukan di tanah yang ku pijak ini|malam ini|engkau sang hujan|mungkin kah memenuhi kerinduan ku|jika kau absen lagi|tak ada salah nya akan ku buat hujan sendiri|dari langit-langit mata ku
Tuesday, July 20, 2010
MARI ANAK KU
Mari anak ku/mendekat lah/akan kubisikan/tentang kisah/tembang kehidupan/juga nasehat/belajar lah anak ku dari alam/berguru lah engkau pada kehidupan/karena kelak,saat engkau dewasa nanti/anak ku/mungkin ingin menikmati semesta raya/menjelajahi benua/saat itu/anak ku/kami/ibu dan ayah mu/tak mungkin menyertai mu/hanya bisa menatap dan berdoa
Wednesday, August 06, 2008
SEWINDU MENANTI
Sewindu lebih kami menanti
Apa yang Tuan janjikan dulu
Saat kami berkumpul dipelataran kantor desa
Dengan gagahnya Tuan berkata-kata
Sewindu lebih kami menanti
Lelah rasanya jiwa raga kami
Bahkan engkau tak pernah mengunjungi gubuk kami
Atau sekedar menyapa kami
Sewindu lebih kami menanti
Janji-janji Tuan tak pernah ditepati
Kini Tuan datang lagi
Dengan membawa beribu-ribu janji
Sewindu lebih kami menanti
Maaf Tuan kami tak akan mencoblos lagi
Apa yang Tuan janjikan dulu
Saat kami berkumpul dipelataran kantor desa
Dengan gagahnya Tuan berkata-kata
Sewindu lebih kami menanti
Lelah rasanya jiwa raga kami
Bahkan engkau tak pernah mengunjungi gubuk kami
Atau sekedar menyapa kami
Sewindu lebih kami menanti
Janji-janji Tuan tak pernah ditepati
Kini Tuan datang lagi
Dengan membawa beribu-ribu janji
Sewindu lebih kami menanti
Maaf Tuan kami tak akan mencoblos lagi
Monday, January 01, 2007
PUISI UNTUK PAHLAWAN
PAHLAWAN (1)
Gelisah tak mengapa
tapi jangan kau tinggalkan medan juang.
Takut tak apa lah
sebab kita manusia biasa
jangan...I jangan sampai sakratul maut perjuangan menjemput
Tetaplah disini sampai hari ini dan nanti.
Ya, kita sedang menorehkan tinta.
Hanya setetes tak mengapa
Kecil saja. itu cukup!
Dan kau menjadi pahlawan
Serang, 2005
PAHLAWAN (2)
Kadang kau bertanya
Siapakah pahlawan itu?
Kau, aku atau siapa ?
Sungguh !
Tak perlu kautanyakan itu
Kerja saja!. itu cukup untuk menjawab
Tak perlu risau kau dikenang atau tidak
goreskan saja sejarahmu
disini. di imperium ini
Maka kau akan dicatat
Dalam sejarah yang hebat
Bukan disini
Di negri abadi !
Serang, 2005
PAHLAWAN (3)
Tak ada upacara penghormatan
seperti jendral gugur dimedan perang
Biasa. Biasa saja
sebab pahlawan adalah manusia biasa
Tak perlu mati dalam peperangan
agar kau dikenang
Mungkin saat sakratul maut menjemput
kau hanya di antar beberapa teman
Tak mengapa
Sebab catatan kepahlawananmu bukan itu
Sebab telah kogoreskan sendiri
dalam Buku Besar TUHAN
Serang, 2005
Gelisah tak mengapa
tapi jangan kau tinggalkan medan juang.
Takut tak apa lah
sebab kita manusia biasa
jangan...I jangan sampai sakratul maut perjuangan menjemput
Tetaplah disini sampai hari ini dan nanti.
Ya, kita sedang menorehkan tinta.
Hanya setetes tak mengapa
Kecil saja. itu cukup!
Dan kau menjadi pahlawan
Serang, 2005
PAHLAWAN (2)
Kadang kau bertanya
Siapakah pahlawan itu?
Kau, aku atau siapa ?
Sungguh !
Tak perlu kautanyakan itu
Kerja saja!. itu cukup untuk menjawab
Tak perlu risau kau dikenang atau tidak
goreskan saja sejarahmu
disini. di imperium ini
Maka kau akan dicatat
Dalam sejarah yang hebat
Bukan disini
Di negri abadi !
Serang, 2005
PAHLAWAN (3)
Tak ada upacara penghormatan
seperti jendral gugur dimedan perang
Biasa. Biasa saja
sebab pahlawan adalah manusia biasa
Tak perlu mati dalam peperangan
agar kau dikenang
Mungkin saat sakratul maut menjemput
kau hanya di antar beberapa teman
Tak mengapa
Sebab catatan kepahlawananmu bukan itu
Sebab telah kogoreskan sendiri
dalam Buku Besar TUHAN
Serang, 2005
Subscribe to:
Posts (Atom)